Tampilkan postingan dengan label kepalangmerahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kepalangmerahan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 17 September 2013
Minggu, 25 Agustus 2013
Selasa, 13 Agustus 2013
5 Manfaat Jadi Donor Darah
5 Manfaat Jadi Donor Darah
Anggapan yang menyatakan mendonorkan darah bisa membuat kita menjadi lemas adalah salah. Saat kita mendonorkan darah, maka tubuh akan bereaksi langsung dengan membuat penggantinya. Jadi, kita tidak akan mengalami kekurangan darah. Selain membuat tubuh memproduksi darah-darah baru, ada lima manfaat kesehatan lain yang bisa kita rasakan:
1. Menjaga kesehatan jantung
Tingginya kadar zat besi dalam darah akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap penyakit jantung. Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. Saat kita rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung.
2. Meningkatkan produksi sel darah merah
Donor darah juga akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah. Tak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah, karena sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang. Hasilnya, sebagai pendonor kita akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru.
3. Membantu penurunan berat tubuh
Menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Sebab dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650. Itu adalah jumlah kalori yang banyak untuk membuat pinggang kita ramping.
4. Mendapatkan kesehatan psikologis
Menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis. Sebuah penelitian menemukan, orang usia lanjut yang rutin menjadi pendonor darah akan merasakan tetap berenergi dan bugar.
5. Mendeteksi penyakit serius
Setiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Bagi yang menerima donor darah, ini adalah informasi penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Sedangkan untuk kita, ini adalah "rambu peringatan" yang baik agar kita lebih perhatian terhadap kondisi kesehatan kita sendiri.
Setelah menginjak usia 18 tahun, cobalah untuk membiasakan diri mendonorkan darah setiap tiga bulan sekali. Tidak hanya akan memberikan perasaan yang senang karena dapat membantu sesama, namun bermanfaat positif bagi kesehatan tubuh kita sendiri. Dan usia maksimal untuk melakukan kebiasaan baik ini adalah hingga berusia 60 tahun. Jadi jangan tunggu lama lagi, ayo… saatnya donor darah!
Jumat, 09 Agustus 2013
Kedaruratan Medis
Pemateri : Zurriat Nindy
Kedaruratan
Medis berhubungan dengan kasus medis adalah berhubungan dengan cedera yang tak
terlihat, dalam kasus medis, kita hanya memberikan pertolongan pertama saja
jika tidak dapat maka bisa dirujuk ke rumah sakit.
Contoh Kasus
medis: Asma, pingsan, jantung, stroke, epilepsy
Ø
Kenapa
diawal-awal untuk suhu dingin memicu sesak nafas?
Salah
satu penyebab: tidak
sarapan, siang masuk angin, sesak nafas
Penyakit bawaan
dari: jantung, paru-paru, epilepsy, stroke, kejang napas, sengatan panas, step
Ø
Apa
beda Histeria dengan Kesurupan??
Orang
dengan hysteria ingin mendapat perhatian, sedangkan kesurupan tidak secara
sadar. Orang yang hysteria masih bisa mengendalikan secara sadar. Pertolongan
yang bisa diberikan pastikan tidak menyakiti dirinya sendiri. Dan ciri-cirinya
gerakan tidak beraturan karena menahan sakit.
Ø
Apa
bedanya asma dan sesak nafas?
Asma
dikarenakan ada bakteri dalam paru-paru atau keturunan. Sedangkan sesak nafas
dikarenakan menyempitnya pembuluh darah. Biasanya pada suhu dingin, kemungkinan
besar terjadi penyempitan pembuluh darah.
·
Jantung
: 1. serangan jantung ringan
2. serangan jantung berat
Ciri-ciri :
nyeri hebat dirongga dada bagian kiri
Penanganan: diposisikan senyaman mungkin
·
Stroke
Ciri-ciri: kesemutan dalam jangka waktu yang lama (sudah muncul sebelum
stroke yg sebenarnya biasanya orang
tersebut sudah bisa merasakan atau memperkirakan akan kena stroke)
Ø Apakah orang yang selalu berkeringat dingin
punya jantung lemah?
Tidak selalu, karena ada beberapa orang yang grogi bisa
berkeringat. Jika gejalanya terjadi sehari-hari ada kemungkinan jantung lemah.
Jika suatu keluarga punya kecenderungan hipertensi ada
kemungkinan besar punya kecenderungan lebih besar terkena stroke. Tetapi tidak
selalu seorang yang punya tekanan darah rendah akan selamanya mempunyai tekanan
darah rendah bisa juga karena pola makan yang salah menjadi tekanan darah
tinggi.
Ayan atau epilepsi.
Ayan tidak perlu dihentikan karena ayan bisa berhenti sendiri. Penanganan:
pencegahan biar tidak melukai diri sendiri seperti pada mulut diberi gulungan
kain agar pasien tidak menggigit lidahnya (tidak dianjurkan menggigit benda
keras seperti sendok, kayu, dll). Jika kuku tangan pasien panjang, tutupi
dengan selimut untuk menghindari dia mencakar dirinya sendiri. Yang terpenting
adalah melindungi kepalanya agar tidak terbentur seperti diberi bantalan atau
benda yang lunak. Ayan biasanya tidak disadari oleh penderitanya.
·
Step, ciri-ciri:
kejang-kejang, panas tinggi
Penanganan: - diberi bantalan es dilipatan tubuh
seperti: leher, ketiak, paha dimasukkan ke air
·
Kram, akibat dari
kekurangan elektrolit, atau kerja otot yang berlebihan
Penanganan: - dilemaskan jangan dipijat, posisikan
lurus, dikompres air hangat
Misal : kram kaki; luruskan dan gerakan
·
Kejang panas
Penanganan: diberi minum elektrolit
·
Hiphotermia
ciri-ciri menggigil, pingsan, luka lecet
Penanganan: - transfer panas dari kulit ke kulit
-
Mengganti pakaian yang basah
-
Minum hangat
-
Dipindah ke tempat yang lebih hangat
-
Diberi buli-buli panas di kaki, perut, tangan.
Langganan:
Postingan (Atom)

.jpg)


