Jumat, 09 Agustus 2013

Kedaruratan Medis



Pemateri          : Zurriat Nindy

Kedaruratan Medis berhubungan dengan kasus medis adalah berhubungan dengan cedera yang tak terlihat, dalam kasus medis, kita hanya memberikan pertolongan pertama saja jika tidak dapat maka bisa dirujuk ke rumah sakit.
Contoh Kasus medis: Asma, pingsan, jantung, stroke, epilepsy
Ø  Kenapa diawal-awal untuk suhu dingin memicu sesak nafas?
Salah satu penyebab: tidak sarapan, siang masuk angin, sesak nafas
Penyakit bawaan dari: jantung, paru-paru, epilepsy, stroke, kejang napas, sengatan panas, step
Ø  Apa beda Histeria dengan Kesurupan??
Orang dengan hysteria ingin mendapat perhatian, sedangkan kesurupan tidak secara sadar. Orang yang hysteria masih bisa mengendalikan secara sadar. Pertolongan yang bisa diberikan pastikan tidak menyakiti dirinya sendiri. Dan ciri-cirinya gerakan tidak beraturan karena menahan sakit.
Ø  Apa bedanya asma dan sesak nafas?
Asma dikarenakan ada bakteri dalam paru-paru atau keturunan. Sedangkan sesak nafas dikarenakan menyempitnya pembuluh darah. Biasanya pada suhu dingin, kemungkinan besar terjadi penyempitan pembuluh darah.
·         Jantung : 1. serangan jantung ringan
   2. serangan jantung berat
            Ciri-ciri           :           nyeri hebat dirongga dada bagian kiri
            Penanganan:   diposisikan senyaman mungkin
·         Stroke
Ciri-ciri: kesemutan dalam jangka waktu yang lama (sudah muncul sebelum stroke yg  sebenarnya biasanya orang tersebut sudah bisa merasakan atau memperkirakan akan kena stroke)


Ø  Apakah orang yang selalu berkeringat dingin punya jantung lemah?
Tidak selalu, karena ada beberapa orang yang grogi bisa berkeringat. Jika gejalanya terjadi sehari-hari ada kemungkinan jantung lemah.
Jika suatu keluarga punya kecenderungan hipertensi ada kemungkinan besar punya kecenderungan lebih besar terkena stroke. Tetapi tidak selalu seorang yang punya tekanan darah rendah akan selamanya mempunyai tekanan darah rendah bisa juga karena pola makan yang salah menjadi tekanan darah tinggi.
Ayan atau epilepsi.
Ayan tidak perlu dihentikan karena ayan bisa berhenti sendiri. Penanganan: pencegahan biar tidak melukai diri sendiri seperti pada mulut diberi gulungan kain agar pasien tidak menggigit lidahnya (tidak dianjurkan menggigit benda keras seperti sendok, kayu, dll). Jika kuku tangan pasien panjang, tutupi dengan selimut untuk menghindari dia mencakar dirinya sendiri. Yang terpenting adalah melindungi kepalanya agar tidak terbentur seperti diberi bantalan atau benda yang lunak. Ayan biasanya tidak disadari oleh penderitanya.
·           Step, ciri-ciri:  kejang-kejang, panas tinggi
      Penanganan: - diberi bantalan es dilipatan tubuh seperti: leher, ketiak, paha  dimasukkan ke air
·           Kram,  akibat dari kekurangan elektrolit, atau kerja otot yang berlebihan
Penanganan: - dilemaskan jangan dipijat, posisikan lurus, dikompres air hangat
Misal   :  kram kaki; luruskan dan gerakan
·           Kejang panas
Penanganan: diberi minum elektrolit
·           Hiphotermia
 ciri-ciri menggigil, pingsan, luka lecet
Penanganan: - transfer panas dari kulit ke kulit
-          Mengganti pakaian yang basah
-          Minum hangat
-          Dipindah ke tempat yang lebih hangat
-          Diberi buli-buli panas di kaki, perut,  tangan. 





0 komentar:

Posting Komentar